Jika di Drop Out (DO) dari STAN

Dulu…hal yg terlintas di pikiran saya ketika membayangkan DO adalah : Semacam akhir dari segalanya, sudah dikasih kesempatan kuliah gratis tapi malah disia-siakan.

Sekarang setelah Lulus & beberapa tahun bekerja…ada beberapa hal baru yg merubah pemikiran tersebut, diantaranya :

  • Ternyata kalaupun kita sudah di DO…jika syarat usia, nilai dsb masih memenuhi persyaratan untuk ikut Ujian Saringan Masuk (USM) STAN…kita bisa jadi Mahasiswa STAN lagi 🙂 *saya baru mengetahui hal ini dari salah seorang Mahasiswa STAN yg sedang OJT di kantor, dulu katanya dia Mahasiswa DIII Perbendaharaan, di Drop Out….lalu ikut USM lagi mengambil Jurusan Perpajakan & akhirnya diterima jadi Mahasiswa STAN lagi 😀
  • Lulus & ditempatkan kerjapun, ternyata ada kemungkinan seperti ini : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/16/04/12/o5iz82354-dua-pegawai-pajak-dibunuh-pengusaha-saat-lakukan-penyitaan
  • Saya kenal dengan seorang mahasiswa DIII STAN…lulus…ditempatkan kerja di luar pulau jawa…lalu daftar D IV…diterima…lulus D IV…tapi pada akhirnya Resign & sekarang jadi Internet Marketer karena jadi PNS/ASN sepertinya memang tidak cocok untuk dia. Pesan Moral-nya adalah…daripada lulus & akhirnya resign…di DO itu ternyata bisa jadi semacam penghemat waktu supaya bisa lebih awal menekuni bidang lain (contoh : Bidang Internet Marketing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*