Pindah Payroll Bank?

Ada beberapa hal yg langsung terlintas dipikiran saya ketika menghadapi rencana pindah Payroll Bank (BRI ke Bank Mandiri) :

  1. Harus minta Izin tertulis ke KPPN untuk membuka Rekening Giro Baru (Bank Mandiri)
  2. Setelah dapet Izin lalu buka Rekening Giro baru & harus lapor ke Eselon II, I & Setjen
  3. Nutup Rekening Giro yg BRI (Disini ada kemungkinan bermasalah karena kantor juga kerjasama dengan BRI dalam hal Kredit Pinjaman, apakah bisa ditutup secara sepihak?)
  4. Minta Copy buku tabungan Bank Mandiri semua pegawai (sekitar 86)
  5. Edit 86 Data Rekening di Aplikasi Gaji
  6. Edit 86 Data Rekening di Aplikasi Tukin
  7. Salah satu resiko pekerjaan Bendahara (Di Rampok saat mengambil uang brankas dari Bank) kembali muncul….waktu kantor kerjasama dengan BRI…BRI bisa buka Kantor Kas didalam Gedung  tempat saya bekerja sehingga resiko dirampok berkurang drastis….kalau kantor kerjasama lagi dengan Bank Mandiri…katanya Bank Mandiri ga ada kebijakan untuk membuka semacam Kantor Kas di dalam gedung tempat saya bekerja…jadi mau gak mau saya harus mengambil uang cash ke Bank Mandiri (pake motor atau dianter satpam)

Lebih jauh lagi….

  • Dulu (2007-2010) dikantor sebelumnya ….kantor saya bekerjasama dengan Bank Mandiri….selama 3 tahun saya jadi bendahara 3 tahun bolak-balik ke Bank Alhamdulillah selalu diberikan keselamatan. Namun tidak demikian halnya dengan Bendahara yg menggantikan saya…
  • Di Kantor yg sekarang…saya sudah 3 tahun lebih jadi bendahara…terdapat kemungkinan dimutasi lagi…berdasarkan pengalaman sebelumnya tentunya saya ingin memberikan rasa aman kepada bendahara yg akan menggantikan saya suatu saat nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*