Baby Sitter atau Salah satu Resign?

Idealnya adalah Salah satu Resign namun tetap bekerja sama dengan Baby Sitter….karena mengurus anak sendirian itu lumayan menguras tenaga…kasian juga Istri kalau harus menjaga anak sendirian…jadi harus ditemani baby sitter juga atau dibantu Asisten Rumah Tangga.

Kenyataan Pahitnya adalah ternyata saya belum bisa jadi tulang punggung masalah finansial keluarga… & ketidak stabilan sifat penghasilan di tempat kerja saya sekarang ternyata lumayan mengganggu perencanaan keuangan….ditambah masih adanya utang KPR, KTA dsb.

Kalau yg saya perhatikan setelah kehadiran dede bayi ini :

  • Ada kebutuhan harian … pakaian bayi, diaper dsb
  • Ada kebutuhan untuk menjaga saat Balita (Baby Sitter atau Salah satu Resign)
  • Ada kebutuhan pas nanti memasuki masa sekolah…saya  nitip ke lembaga pendidikan biasa (SD,SMP, SMA) atau memilih opsi Homeschooling

Yg jelas saya harus bekerja lebih keras  lagi untuk mendapatkan penghasilan Tambahan supaya istri tidak harus bekerja, supaya ada budget untuk menggaji Baby SItter / ART…supaya Angsuran KPR, KTA Lancar dsb

Caranya?

  • Lebih rajin menulis (terutama di Blog yg berbahasa Inggris)
  • Menyelesaikan draft buku yg memiliki kemungkinan best seller
  • Mencari alternatif penghasilan lain yg halal … ~

Dalam proses ini…masa cuti melahirkan istri dari tempat kerjanya sedikit demi sedikit mulai habis…entah opsi mana yg nanti akan saya ambil (Baby Sitter atau Salah satu Resign)

Kedepannya semoga saya bisa mendapatkan kebebasan finansial (Saya Resign, Istri Resign, KPR & KTA Lunas) jadi bisa fokus di opsi Homeschooling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*