Etika pada Group WA ?

Bagi saya WA adalah suatu wadah komunikasi yg sangat efektif untuk menyampaikan informasi-informasi yg berguna dalam suatu komunitas….

Berapa Group WA yg saya ikuti? …*coba itung dulu …. 😀

…saat ini ada 12 Group!

Wadah yg sebenarnya berguna tersebut sepertinya menjadi tidak berguna lagi ketika beberapa member posting hal-hal yg tidak bermanfaat, yg jualan…yg cuma meneruskan broadcast yg dia sendiri gak cek & ricek….kadang coba melucu tapi gak lucu (kadang jadi garing karena saya udah pernah liat di Group yg lain)….

Hasil akhirnya, notifikasi group bunyi terus & Info-info yg bermanfaat justru terpendam oleh chat-chat yg kurang bermanfaat!!!!!!!

Di beberapa Group WA itu, saya adalah Pembuat & Admin Group….tapi saya sepertinya tidak berdaya untuk menghadapi hal semacam ini….terlebih jika member-membernya adalah temen sekantor.

Apalagi ketika saya hanya menjadi member biasa disuatu Group…yg bisa saya lakukan kadang hanya Mute Group!!! ….

Sepertinya itulah yg menyebabkan ada beberapa member yg dengan tegas tidak mau ikut Group, ketika di Add otomatis left…di Add…left lagi.

Lalu bagaimana etika Group yg seharusnya? …ini pendapat saya :

  • Jika Groupnya Group Kantor atau Antar Kantor….sebaiknya chat seperlunya saja…& hanya dilakukan pada Jam Kerja;
  • Jika Groupnya seperti  Group Alumni SMA, Group Futsal…ini bebas….Klo Group seperti ini di Mute 1 Tahun juga gak masalah.

meskipun, fungsi group pada WA sudah menjadi berkurang karena adanya member-member yg “tidak ber-etika”

Tapi saya sepertinya masih akan memakai WhatsApp karena masih ada fungsi WA yg lain, diantaranya : saya jadi punya semacam Database Contact suatu komunitas…jadi ketika saya perlu koordinasi saya bisa langsung kirim Personal Message….atau klo WA nya gak aktif….saya bisa kembali ke Teknologi lama : SMS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*