Yg dipelajari Minggu ini

  1. Seperti tulisan saya : disini, memang benar bahwa tidak ada keterdesakan bagi atasan untuk menambah pegawai (dari seksi lain / Pramubakti) selama saya masih mau aja lembur malam / lembur weekend
  2. Jika suatu saat nanti saya jadi semacam pemimpin…meskipun saya sudah bekerja maksimal jam 07:30 s.d. 17:00 bahkan lembur-lembur….saya tidak bisa menjadikan alasan tersebut untuk membiarkan anggota Tim saya juga ikut lembur-lembur…Anggota Tim juga punya keluarga yg menunggu dirumah….seharusnya usaha untuk menambah staff (setidaknya pramubakti) lebih di maksimalkan …jadi semuanya bisa selesai di jam kerja
  3. Apakah lembur itu bisa dianggap ibadah? sedangkan dirumah ada keluarga yg menunggu kita? *atau malah dosa?
  4. Jika verbal saya tidak begitu baik dalam menyampaikan suatu perubahan…saya bisa melakukan sesuatu dengan tulisan saya
  5. Suatu kebudayaan itu sepertinya tidak bisa dirubah hanya dengan 1 atau 2 tulisan / 1 atau 2 perdebatan….jika saya yakin dengan yg saya perjuangkan itu benar… saya harus siap berdebat berkali-kali & membuat banyak tulisan.
  6. Sebuah Tim itu seharusnya memiliki visi yg sama. Contohnya visi saya adalah mempelajari semua peraturan yg berlaku, lalu mempraktekkan peraturan tersebut (seperti tulisan saya sebelumnya : disini) …namun yg baru saya sadari minggu ini adalah ternyata tidak semua memiliki visi seperti itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*