17 Agustus-an

Dulu di tempat saya…saat sekolah (SD)…bagi siswa/siswi SD satu-satunya pilihan adalah jadi peserta upacara karena Tim Paskibraka & Tim Paduan suara biasanya dari SMP.

Saat SMP…ada 3 pilihan : Ikut Tim Paskibraka, ikut paduan suara & tetap jadi peserta upacara (saya tetap di bagian peserta upacara :D)

Saat SMA, Tim Paskibraka ada ekstrakurikulernya sendiri…jadi bukan tim paskibraka dadakan seperti di SMP…

…Lalu setelah upacara, detik-detik proklamasi dsb…biasanya dimeriahkan oleh lomba-lomba seperti : lomba makan kerupuk, balap karung, panjat pinang dsb

Saat Kuliah, saya tidak ingat kegiatannya apa…karena saya hanya ikut Diploma I & tidak aktif di kegiatan-kegiatan kampus.

Sekarang saat kerja, beberapa pegawai biasanya ditugaskan untuk mewakili kantor ikut upacara gabungan. Di Tahun 2015 (Peringatan ke-70) ini upacaranya dilaksanakan di Serpong (Kantor DJBC).

Maksud yang saya tangkap dari kegiatan upacara peringatan 17 Agustus adalah bagaimana caranya supaya kita mengingat kembali bahwa sekarang kita sudah merdeka, sekarang kita tidak perlu bekerja seperti budak (dulu : menanam rempah-rempah) lalu hasil panennya diserahkan ke VOC (Verenigde Oost-Indische Compagnie)…sekarang kita telah berhasil mengusir VOC & bisa bekerja/menanam apapun untuk keperluan bangsa kita sendiri….jadi mari kita mengisi hari-hari kemerdekaan kita dengan rasa syukur…bekerja dengan baik di bidang masing-masing & tetap waspada dengan kedatangan VOC dalam bentuk yg sama seperti dimasa lalu atau dalam bentuk yg lain.

…kira-kira seperti itu.

lalu bagaimana dengan embel-embel balap karung, lomba makan kerupuk, panjat pinang dsb?? ….hehe, itu hanya kegiatan para ekstrovert yang memang mereka memerlukan banyak kemeriahan seperti itu 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*