Tehnik Bekerja : “Mengorbankan Diri”

Jika pekerjaan sangat banyak, kita sudah bekerja maksimal jam 07:30 sampai dengan 17:00 namun yang harus dikerjakan masih saja banyak…disaat seperti itu ada 2 pilihan :

  1. Pukul 17:00 pulang!!…gak peduli kerjaan masih banyak … besok dilanjutkan lagi…meskipun mungkin besok pekerjaan-pekerjaan baru terus berdatangan (belum selesai pekerjaan hari ini besok sudah ditambah lagi)
  2. Mengorbankan diri, pulang malam demi menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tersebut karena kita tau besok pekerjaan-pekerjaan baru akan mulai berdatangan lagi.

Apa yang akan terjadi ketika kita mengorbankan diri sendiri?

Positifnya :

  • Esok hari bekerja dengan tenang karena tidak ada tunggakan hari kemarin
  • Nama baik kantor terjaga, karena pekerjaan dilakukan dengan profesional…1 hari selesai
  • Otomatis melatih skill tertentu pada pegawai yang terbiasa lembur

Negatifnya :

  • Jika ada kebijakan Mutasi, kasihan dengan petugas pengganti kita…kita mungkin terbiasa lembur sehingga pekerjaan pada suatu hari bisa selesai pada hari itu juga…tapi bagaimana jika misalkan petugas pengganti kita adalah ibu muda yang punya anak kecil di rumah??…
  • Tidak ada keterdesakan bagi pimpinan kantor untuk menambah pegawai, selama bisa memanfaatkan seorang pegawai untuk disuruh lembur-lembur …maka itu akan cenderung terus dilakukan
  • Beban kerja jadi tidak bisa dinilai dengan baik, normalnya semua pekerjaan itu bisa diselesaikan di jam 07:30 s.d. 17:00 …lembur sesekali tidak masalah….tapi jika harus lembur sampai tiap hari berarti ada yang salah dengan sistemnya….bukan pegawai yg seharusnya mengorbankan diri…tapi jumlah pegawainya yang ditambah supaya semuanya bisa pulang jam 17:00

Dari sini bisa saya ambil kesimpulan bahwa salah satu tugas pokok pimpinan itu adalah terus me-motivasi anak buahnya agar bisa terus bekerja di jam kerja (07:30 s.d. 17:00) …selain itu pimpinan juga harus bisa menilai beban kerja seorang pegawai sehingga jika ada seorang pegawai yang kelebihan beban (harus lembur tiap hari) secepatnya diberikan tenaga bantuan.

 

One thought on “Tehnik Bekerja : “Mengorbankan Diri”