LPJ Januari 2015

Nge-Blog dulu sebelum lupa 😀 , hari ini berusaha menyelesaikan LPJ Januari 2015 (Laporan Pertanggung Jawaban Bendahara Pengeluaran), apa saja kendala yang saya alami?

Waktu membuat user bp (operator SILABI) selalu muncul warning supaya rekam BPP dulu, saya pernah mengalami ini tahun sebelumnya jadi tinggal masuk aja ke menu BPP , tambah, tapi di cancel lagi (karena di Satker saya tidak ada BPP)* Saya membuka menu BPP supaya warning saat buat user SILABI hilang…memang Aplikasinya lumayan aneh … 😀

Aplikasi SAS 15.0.2 versi resmi katanya belum bisa RUH Transaksi, karena penasaran, saya  uji coba  Rekam Saldo Awal …bisa, Rekam Kuitansi Bisa, Rekam Pajak Bisa…tapi pas Rekam Transaksi… ERROR…ternyata memang benar bahwa RUH Transaksi masih bermasalah.

Akhirnya mengikuti saran dari rekan-rekan di Group WhatsApp & Group bendahara di FB supaya update Aplikasi SPM 15.0.2 All In One dari blog nya andikaprasetia.com

Setelah update ke 15.0.2 All in One…warning ERROR sudah hilang.

Lalu dimulailah pekerjaan entry puluhan / ratusan transaksi…dan ketika ngentry seperti biasa…pekerjaan lain datang silih berganti, belum selesai yang satu sudah datang yang lain…., akhirnya semua transaksi januari sudah oke

Saya Print :

  • Cover BKU
  • Buku Kas Umum
  • Buku Pembantu Bank
  • BP UP
  • BP Pajak
  • BP Kas Tunai
  • BP Lain-lain, semuanya oke
  • Print BA Pemeriksaan Kas pun sudah oke

Masalah muncul saat Print Lembar LPJ & Lampiran…koq nama penandatangannya yang muncul malah nama Staf Pengelola?????

Tadi sudah jam 7 malam…..jadi pulang dulu….lanjut lagi besok….

Update yang belum ketulis :

  • Pas Rekam Transaksi Setor Pajak ada menu baru untuk memasukkan NTPN & NTB
  • Saya cek Realisasi untuk pembayaran listrik bulan Januari 2015 (LS) ternyata belum masuk juga, berarti Buku Pengawasan Anggaran Belanja dari Aplikasi belum bisa saya pakai.

Comments are closed.