Materi Buku 80% lebih, ‘Cerita yang mengalir’ baru sekitar 30%?

Yang saya sadari minggu ini sebagai penulis adalah adanya 2 parameter dalam menulis

  1. Pengumpulan Materi
  2. Kemampuan untuk mengemas kumpulan materi tersebut menjadi sebuah cerita yang mengalir

Apakah saya cukup mengumpulkan materi & mengemas seadanya, lalu urusan nomor 2 saya serahkan semuanya ke editor buku?

Contoh cerita yang mengalir yg saya suka adalah pada  Ayat-ayat cinta & buku-buku Dan Brown. Apakah Dan Brown melakukan semuanya sendiri? *seingat saya sie Dan Brown sendiri mengucapkan terima kasih sama editor bukunya (cuman saya ga inget nama editornya siapa, hehe )

& entah berapa persen kontribusi seorang editor dalam men-sukseskan sebuah buku.

*Googling dulu deh, Apakah Editor memang tugasnya membuat kumpulan materi jadi sebuah cerita yg menarik atau cuma memperbaiki EYD saja…

kembali dari hasil Googling singkat,

Yap, memang editor itu tidak hanya mengoreksi EYD saja tapi juga bertugas mengemas supaya bukunya lebih menarik.

Namun tentunya kemampuan editor buku juga berbeda-beda, suatu draft tulisan bisa menjadi 2 hasil yg berbeda jika ditangani oleh 2 editor yang berbeda…

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*