Beberapa Ide untuk Dokter Gigi

Kamis 24 Juli 2014, saya kembali mengunjungi dokter gigi karena gigi tambalan retak, prosesnya seperti ini :

  • Saya cek dulu website salah satu Rumah Sakit terdekat, didapatlah Jadwal Hari Kamis Pkl. 11:00 s.d. 12:00 ada 1 Dokter Gigi yg jaga;
  • Berangkat ke Rumah Sakit tersebut jam 10-an karena seingat saya proses pendaftaran di frontline-nya juga memerlukan waktu;
  • Sekitar 10:10 nyampe Rumah Sakit;
  • Datang ke Frontliner, bilang ke Satpam mau ke dokter gigi, dikasih nomor Antrian 40 (Antrian yang menyatu dengan berbagai Pasien Poliklinik lainnya)
  • Duduk menunggu di kursi, ada 10 Antrian *yg terakhir dipanggil Nomor 30
  • Ternyata ada 2 jenis antrian : Antrian Umum & Antrian Perusahaan
  • Singkat cerita 10:30-an dipanggil, Bayar Rp. 78.000 (Biaya Administrasi 18rb, Biaya Poliklinik Gigi 60rb)
  • Masuk ke bagian dalam rumah sakit (Poli Gigi), mengantri lagi…
  • Jam 11:00 belum ada tanda-tanda Dokter Giginya dateng
  • Jam 11:20-an Dokter Giginya baru dateng, *Mungkin kejebak macet 😀
  • Saya ga langsung dipanggil karena ada pasien lain yg mengantri lebih dulu
  • Jam 12:an saya baru dipanggil masuk
  • Tadinya saya pikir penanganan tambalan gigi yg retak itu hanya sekali datang saja, saya pikir tambalan gigi yg lama akan di bongkar, dibersihkan, lalu dikasih tambalan baru lagi, selesai…tapi ternyata , saya hanya dikasih Tambalan sementara, katanya sie harus di sterilkan dulu & saya juga dikasih resep obat…Dokter Giginya nanya apakah hari Sabtu saya bisa datang untuk penambalan permanen?…saya jawab hari Sabtu besok saya sudah mudik, paling bisanya minggu depan setelah libur Lebaran.
  • Selesai, saya dikasih 2 helai kertas, 1 untuk ke Kasir, 1 untuk ke Apotik
  • Saya pergi ke Kasir, bayar Biaya Tindakan Open Bur (Tanpa PSA) Rp. 200.000…Kasirnya ngasih 2 lembar, 1 lembar buat saya, 1 lembaran lagi dikembalikan ke Poli Gigi
  • Jalan lagi ke Poli Gigi untuk mengembalikan lembaran untuk Dokter Gigi
  • Jalan ke Apotik, Naruh lembaran Resep di wadah antrian..lalu duduk menunggu dipanggil…
  • dipanggil, dikasih secarik kertas untuk dibayar
  • Bayar lagi Rp. 110.300 (Climadan 300mg 10 KAP & Mefinal 500mg 10 TAB)
  • duduk lagi menunggu dipanggil
  • Akhirnya dipanggil…Dapet Obat & Dapet penjelasan singkat tentang aturan pakainya
  • Balik lagi ke kantor…nyampe kantor jam 12:50-an

Dari proses diatas, tampak ada beberapa komponen yang sebenarnya bisa disederhanakan, ada beberapa ide untuk dokter gigi yg ingin saya tuliskan disini :

  1. Sediakan Pendaftaran Antrian lewat website & sediakan juga layanan pembayaran awal (Biaya Administrasi & Biaya Poliklinik Gigi) via transfer. Bisa mencontoh sistem pembayaran Layanan Dealer Pulsa (saat penambahan deposit) atau Layanan pembelian Hosting/Domain;
  2. Sediakan Persediaan obat yg sering diberikan kepada Pasien Poli Gigi di Ruangan Poli Gigi-nya, jadi pasien tidak harus jalan ke Apotik & tidak perlu mengantri bersama pasien-pasien Poliklinik lainnya;
  3. Perawat yang biasa menjadi Asisten Dokter Gigi berfungsi juga sebagai Kasir.

Jika ketiga hal tersebut diterapkan, maka proses seorang pasien seperti saya dalam mengunjungi dokter gigi akan seperti ini :

  • Tambalan Gigi saya retak & saya harus mengunjungi Dokter Gigi, saya masuk ke website Rumah Sakit Terdekat & WOW…ternyata ada layanan pendaftaran On Line Pasien Poli gigi…luar biasa 😀 … saya daftar (Mengisi Nama, Tanggal akan Datang ke Poli Gigi, alamat e-mail & nomor HP) , lalu muncul tagihan Rp. 78.003,-
  • Saya membayar Tagihan Rp. 78.003,- tersebut via internet Banking, tidak berapa lama kemudian saya mendapat e-mail & SMS yang berisi Nomor Pendaftaran, Jam estimasi pemeriksaan (Misal Jam 12:05) & Nama Dokter Gigi + ada semacam instruksi bahwa jika saya sudah sampai di Rumah Sakit saya harus mem-forward sms yg saya terima saat pendaftaran ke nomor tertentu, contoh 0815XXXXXXXX.
  • Saya berangkat ke Rumah Sakit Jam 11:45-an, sesampainya dirumah sakit saya langsung menuju Poli Gigi & memforward sms yg saya terima tadi ke Nomor 0815XXXXXXXX.
  • tidak berapa lama tampak seorang pasien (antrian sebelumnya) keluar & tampak seorang perawat memanggil nama saya, ditangan perawat tersebut tampak sebuah Gadget untuk memantau pendaftaran Via On Line  & untuk memantau Pasien mana saja yg sudah menunggu didepan Ruangan Poli Gigi;
  • Saya masuk ke ruangan Poli Gigi & Diperiksa, ditambal sementara…selesai. Dokter Gigi menulis 2 helai kertas, diserahkan ke Asisten dokter Gigi yg kemudian membuatkan Tagihan Rp 310.300 (Biaya Tindakan Open Bur + Biaya Obat)…saya bayar langsung … kemudian Asisten Dokter Gigi tersebut memberikan Obat & Petunjuk singkat pemakaian
  • Saya keluar dari Poli Gigi & Pulang…nyampe kantor lagi jam 12:50-an

Yup, kira-kira seperti itu Ide yang ingin saya sampaikan. Mungkin ada beberapa detail yg harus ditambahkan jika ingin merealisasikan ide tersebut, tapi Ide Kasarnya kira-kira seperti yang saya tuliskan diatas.

Tinggalkan Balasan