Mencoba membuat Pembukuan Bendahara Versi Baru

Setau saya cara bendahara dalam membuat pembukuan adalah :

  • Mengikuti Tata-Cara bendahara sebelumnya
  • mengikuti Tata-cara bendahara Kantor lain
  • Mengikuti Hasil Diklat Bendahara

Saya sudah pernah mengikuti bendahara sebelumnya, melihat-lihat pembukuan bendahara kantor lain & sudah Diklat bendahara pada th 2009 selama 3 minggu di Cimahi.

Saat Diklat saya diajarkan untuk membuat Buku Kas Umum terlebih Dahulu, lalu Buku Kas Umum tersebut disebar ke Buku Pembantu Bank, Buku Pembatu Uang Persediaan, Buku Pembantu Kas Tunai dsb.

Ada juga dosen yang membolehkan membuat Buku Pembantu Dulu, baru dimasukkan ke Buku Kas Umum (tergantung enaknya gimana)

Menurut saya 2 Cara diatas sangat membosankan & data-data pada Buku Kas Umum dsb tidak bisa saya pakai untuk Membuat LPJ, untuk Laporan SPT Masa Tiap Bulan, untuk Membuat Laporan penyerapan Anggaran. Format-formatnya membingungkan

Pembukuan Versi baru yang ingin saya coba buat adalah Pembukuan yang langsung Terhubung dengan pekerjaan-pekerjaan bendahara lain-nya.

Konsep awal dari Pembukuan Versi Baru adalah :

  1. Membuat Pondasi Awal berupa Data Excel SPM/SP2D & Data Excel Rekening Koran, karena disinilah semuanya berawal…& saya tidak membuatnya dalam Format Resmi seperti Buku Kas Umum atau Buku Pembantu, saya bisa membuatnya dalam Format yang sejelas-jelasnya. Bisa juga saya tambahkan warna untuk membedakan mana SPM LS, Mana SPM UP dsb
  2. Memisahkan mana Data-Data LS, karena LS cenderung lebih Simple, seharusnya In Out
  3. Memisahkan Dana Non SP2D Satker (Misal Dana Remunerasi) * Muncul di rekening Koran tapi SP2D nya tidak kita pegang……ini juga simple…
  4. Memisahkan UP & GUP…lalu ditambahkan dengan Transaksi Harian , ini yang ribet….kadang harus berurusan dengan Panjar atau pengeluaran yang tidak ada di POK….kadang kalau bendahara Stress karena Pengeluaran UP yang semrawut hal ini juga membuat malas mengerjakan pekerjaan-pekerjaan lain. Terlalu banyak beban dipikiran
  5. Memisahkan data pungutan pajak, ini juga lumayan Ribet
  6. Lalu Setiap pengeluaran (LS atau UP) langsung masuk ke Laporan POK, jadi pekerjaan membuat laporan POK dicicil setiap hari…tidak langsung dilakukan semua pada akhir bulan
  7. Membuat Buku Kas Umum Berwarna (Hasil Copy paste dari Langkah sebelumnya)
  8. Baru disebar ke format-format Resmi BKU & BP BP lainnya

2 hari ini mencoba mengabaikan pekerjaan  bendahara yg lain (hanya yg mendesak aja yg dikerjakan, yg bisa ditunda ditunda dulu)…………..namun belum selesai juga, ada kemungkinan tertunda jika pekerjaan sudah pada memasuki deadline.

Semoga pembukuan Versi barunya (Yang terhubung ke berbagai macam pekerjaan bendahara lainnya) bisa cepat selesai

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*