[Tanya] Cara mengatasi/menegur orang-orang yang main Petasan ?

Setiap tahun menjelang lebaran, Orang-orang yg main Petasan selalu mengganggu sebagian besar Masyarakat. Kalau tidak ada yang berbuat sesuatu sepertinya ditahun-tahun mendatang Hal seperti ini akan terus menerus dilakukan oleh orang-orang yang suka main petasan.

Beberapa catatan saya tentang Petasan :

  • Seingat saya, orang-orang yang suka main petasan ini sebenarnya suka menutup telinga mereka ketika petasannya akan meledak, tidak adil bagi Masyarakat yang tinggal di Rumah yg hanya bisa terkaget-kaget oleh Suara Petasan yang entah kapan meledak.
  • Orang yang suka main petasan ini sangat gigih dalam mendapatkan petasan, saya dengar cerita bahwa di Sukabumi tahun ini (2013) sulit untuk mendapatkan petasan, seseorang yg hobi main petasan sampai rela pergi ke Bandung hanya untuk mencari Petasan.
  • Sekitar tahun 2002 seingat saya pernah ada pengusaha yang meninggal ketika sedang mengelola semacam bahan pembuat petasan (sempat masuk koran) namun hal itu sepertinya tidak membuat jera para pengusaha pembuat petasan.
  • Bukan hanya petasan yang bisa membuat Polusi Suara, ada juga namanya Lodong, saya ingat di Sinetron ‘Si Doel anak Sekolahan’ tokoh mandra senang memainkan alat pembuat polusi suara yg satu ini
  • Saat saya menulis ini, saya dikagetkan oleh beberapa ledakan petasan , benar-benar tidak adil…mereka bisa menutup telinga mereka & tau kapan petasan akan meledak, sedangkan saya hanya bisa terkaget-kaget, *membuat saya lebih punya reason untuk terus menulis artikel ini
  • Hal terekstrim yang bisa dilakukan masyarakat sepertinya hanya keluar rumah lalu memarahi/membentak orang-orang atau anak-anak yang main petasan, saya belum pernah dengar/baca ada Masyarakat yang sampai lapor polisi karena perbuatan tidak menyenangkan para pemain petasan. Apakah dengan membentak/memarahi orang yang main petasan akan menyelesaikan masalah? sepertinya tidak…pemain petasan akan pindah dan mengganggu rumah yang lain
  • Lucunya…ketika saya anak-anak (sekitar usia 8 tahun), sayapun sempat ikut-ikutan main petasan. Bagi anak-anak sepertinya main petasan itu hanya salah satu permainan seperti halnya petak umpet, kelereng dsb.  hanya ikut-ikutan & jika tidak ada petasan maka yasudah tinggal main permainan yg lain. Dari sini saya bisa mengambil kesimpulan bahwa (1) Ada anak-anak kecil yang belum mempunyai kesadaran bahwa main petasan itu mengganggu orang-lain (2) Ada orang-orang dewasa yang entah kenapa belum sadar-sadar juga kalau main petasan itu mengganggu orang lain (3) Ada Produsen utama petasan yang hanya terdeteksi jika dia Mati karena rumahnya meledak saat dia meracik petasan (4) Ada pengecer petasan yg biasa kita lihat di pinggir-pinggir jalan. Motif dari nomor (1) & (2) sepertinya adalah FUN (menurut versi mereka sendiri) Motif dari Nomer (3) & (4) adalah UANG!!
  • Sepengetahuan saya polisi juga sudah banyak melakukan Razia, namun sepertinya belum berhasil menertibkan peredaran petasan.

Setelah mengetahui beberapa point diatas, kira-kira langkah apa yang bisa diambil untuk mengatasi petasan?

beberapa ide dari saya :

  1. Karena Pengecer petasan itu gampang dilihat dipinggir-pinggir jalan, sepertinya bisa melibatkan Satpol PP untuk sehari 3 x melakukan Razia Petasan, sampai Motif ekonomi (uang) para pengecer hilang. Karena jualan petasan dianggapnya merugi (di Razia Satpol PP mulu)
  2. Organisasi yg berwenang mengeluarkan Fatwa bahwa main petasan Haram?
  3. Untuk melacak produsen utama petasan sepertinya Polisi bisa mengintogerasi Interogasi para pengecer &  jika hanya produsen utama petasan yg dijebloskan ke penjara sepertinya tidak akan membuat penjara penuh.
  4. Memfungsikan Aparatur-aparatur pemerintah sampai tingkat RT…..Jadi Pihak pemerintah pusat membuat semacam surat edaran yang isinya menghimbau agar Pak RT sebagai frontliner Pemerintah bisa mengatasi peredaran Petasan di wilayahnya. menghimbau anak-anak kecil agar tidak bermain petasan, membentak orang-orang dewasa yg masih suka main petasan, melaporkan pengecer & produsen ke pihak terkait jika diwilayahnya ada pengecer & produsen. Mungkin tidak semua RT sanggup melaksanakan tugas ini, tapi sepertinya  akan ada beberapa RT yang berusaha melaksanakan Surat Edaran Resmi ini, yang mana ini sepertinya lebih baik daripada kondisi sekarang.
  5. Menciptakan permainan baru yang lebih seru daripada main petasan. Saat ini belum terpikir permainan apa yang bisa nge-trend untuk menggantikan posisi main petasan hingga anak-anak kecil lebih senang memainkan permainan baru tersebut daripada main petasan.

Sepertinya sekian ide dari saya….kalau ada Ide lain atau  pendapat lain, silahkan Comment.

4 thoughts on “[Tanya] Cara mengatasi/menegur orang-orang yang main Petasan ?

  1. Maaf, utk idenya poin 3. mengintogerasi atau menginterogasi ??? terimakasih..
    ^_^
    selamat hari raya idhul fitri, mohon maaf labir & batin

    • eh iya….Interogasi maksudnya 🙂

      Mohon maaf lahir batin

  2. Mohon donk kalau ada yg kenal dengan polisi tolong memberi t ahu bahwa didaerah kejaksaan karang tengah masih banyak yg main petasan bahkan bermainnya di lemparkan ke orang…
    Mohon untuk ditindaklanjutkan segera karena membahayakan penduduknya

  3. saya juga menjadi korban polusi suara yang diciptakan oleh petasan yang dimainkan anak-anak di depan rumah saya. sudah berkali-kali ditegur namun tidak dihiraukan. saya merasa miris, anak kecil belum tau perbuatan mereka itu merugikan orang lain. tugas orang tua dari anak-anak itu untuk menanamkan nilai-nilai baik kedalam diri anak-anak itu dan memberikan pendidikan agar anak dapat mengerti mana hal yang baik dan mana hal yang buruk. untuk calon orang tua pesan saya, pertimbangkan matang-matang ketika kalian hendak ingin memiliki anak. persiapkan segalanya dengan baik. jangan sampai anak yang kalian buat nantinya menjadi individu yang hanya merugikan masyarakat.