(4/10) Poin poin ketika ke Bagian KPR BTN Harmoni & BRI Tang City

Sebelum lupa, coba tulis dulu poin-poin ketika saya ke Bagian KPR BTN Harmoni & BRI Tang City (Tgl 15-07-2013)

BTN Harmoni (Lantai 2, bagian KPR)

  • Proses Over Kredit tanpa sepengetahuan BTN ternyata memang tidak diperbolehkan
  • Limit Kartu-Kredit ternyata mengurangi Plafon Pinjaman saya
  • Posisi Pihak ke-dua pada proses Over Kredit yg hanya mengandalkan PPJB Notaris ternyata memang sangat lemah
  • Pengetahuan tentang proses KPR tiap-tiap petugas BTN juga ternyata beda-beda
  • Yang dilihat Bank itu ternyata Karakter kedisiplinan kita dalam riwayat pembayaran, tidak peduli meskipun utangnya kecil. Contoh ketika saya punya utang kartu kredit 100.000, lalu saya lupa bayar 2 minggu….dari sudut pandang saya tidak apa-apa karena jumlah utangnya cuma 100rb, dari Sudut Pandang Bank : Utang 100rb aja tidak disiplin…Gimana Utang Ratusan Juta?
  • Biaya Pinalty kalau pelunasan dipercepat = 1%

BRI Tang City (Lantai 5, bagian KPR)

  • Menurut petugas BRI yang namanya Over Kredit dibawah tangan itu memang tidak boleh, ada juga namanya proses Take Over 
  • Bunga Pinjaman untuk Bank yg bekerjasama dengan Developer seharusnya lebih rendah
  • Bunga KPR BRI diklaim lebih rendah
  • Untuk Proses KPR Take Over (dari BTN ke BRI), tetap harus ada sertifikatnya dulu

 


10 Catatan mengurus “Over-Kredit” Rumah :

  1. Opsi OVER KREDIT
  2. New Home
  3. Hasil Nanya Langsung ke BTN mengenai Proses Over Kredit
  4. Poin poin ketika ke Bagian KPR BTN Harmoni & BRI Tang City
  5. Beda Formulir KPR BTN, BRI & BSM
  6. Pengetahuan Baru tentang KPR, Hari ini
  7. Menunggu Keputusan Permohonan Take Over (KPR) dari : BTN Jakarta Harmoni & BSM Cimone Tangerang
  8. Survey dari BSM (terkait KPR)
  9. Jumlah Perkiraan Biaya Nasabah Pembiayaan BSM
  10. Akad KPR BSM (finally) 😀

Tinggalkan Balasan