Membuat Sistem Pelayanan yang Baik

Pertama, Harus tersedia suatu Sistem yang menyatu, sebagai tempat suatu Kantor/Instansi/Badan berkomunikasi, dimana disana  terlihat jelas bagaimana SOP yang sekarang dipraktekkan, & SOP upgrade (Perbaikan demi perbaikan)…demi PELAYANAN PRIMA.

Tempat tersebut bisa berupa Website Perusahaan, yang dapat diakses oleh semua karyawan dari Cleaning Service, Satpam, sampai tingkat Direktur Utama, Komisaris.

Contoh kecil :

Saya membuka Rekening Tabungan di Suatu Bank di Cimone – Tangerang (tahun 2008), beberapa Tahun kemudian password internet banking saya ter-blokir…lalu saya datang ke Bank di Cimone-Tangerang tersebut, &…ternyata saya tidak bisa dilayani disana….karena sudah dipindahkan ke Bank Cabang Tangerang City!!!!!!!! <—– ini kisah nyata saya sendiri.

Customer Service Bank Tersebut memang melayani saya dengan Ramah, tapi tetap saja sistemnya kurang ramah untuk nasabah.

Customer Service Bank tersebut mungkin menulis dicatatan pribadinya tentang kelemahan-kelemahan sistem Pelayanan Bank tempat dia bekerja, dimana ketika suatu saat nanti dia menjabat sebagai pembuat Sistem di Bank tersebut, dia akan menggunakan catatan tersebut sebagai bahan perubahan sistem pelayanan………………*tapi kan proses seperti ini lama!!!!  (bagaimana klo customer servicenya keburu Resign, atau kecelakaan….atau dimutasi ke jabatan yang bukan pembuat-sistem sampai dia pensiun??)

Sistem Pelayanan yang baik adalah Sistem yang dapat sesegera mungkin mendeteksi kelemahan sistem pelayanan bank tersebut.

dalam hal diatas, Nasabah kecewa karena dia tidak bisa dilayani di Bank tempat dia membuka rekeningnya.

Dalam sistem yang baik : Customer Service tersebut menulis draft perubahan sistem di website perusahaan nya bahwa hari ini dia membuat laporan bahwa seharusnya Bank tempat membuka Rekening tetap dapat melayani nasabah ..meskipun wilayah kerjanya dipindahkan.

lalu draft tersebut di teliti oleh kantor pusat & segera SOP nya di upgrade…& ‘terpampang nyata’ di website perusahaannya 🙂

lalu semua karyawan Bank setiap pagi diwajibkan log in ke website perusahaannya & terlihat ada warning bahwa ada perubahan SOP….

&…SOP baru dipraktekkan besok harinya….


kira-kira seperti itu yang ingin saya sampaikan….

semoga bisa dimengerti maksudnya 🙂

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*