Momentum untuk mulai merapikan catatan Finansial pribadi

Karena ditempatkan pada pekerjaan bendahara, otomatis saya diwajibkan juga untuk melaporkan Harta kekayaan ke KPK melalui Formulir LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara)

Perlu sekitar 1 setengah hari kerja bagi saya untuk mengisi Formulir LHKPN ini, beberapa pekerjaan lain saya abaikan dulu.

Untuk saya pribadi pelaporan LHKPN ini bagus, saya dipaksa untuk mengetahui kondisi Finansial saya, contoh yang harus saya isi :

  • Harta Tidak bergerak (Tanah & Bangunan)
  • Harta Bergerak (Alat Transportasi / usaha lainnya)
  • Surat berharga
  • Uang Tunai, Deposito, Giro, Tabungan dan setara kas lainnya
  • Piutang
  • Hutang
  • Penghasilan perbulan dari Jabatan
  • Penghasilan lain dari skill yang kita miliki
  • Pengeluaran (Konsumsi Rumah Tangga, Transportasi, Pendidikan,Kesehatan, Rekreasi, PPh Pribadi,Pajak lainnya, pengeluaran lainnya Rutin/non rutin)

untuk lebih lengkapnya bisa didownload di Website KPK : http://www.kpk.go.id/id/layanan-publik/lhkpn/unduh-form-dan-jadwal-bimtek , ada bentuk File Pdf & Excel yang bisa didownload.

& ada Even lain yang bisa saya jadikan sebagai momentum Record Finansial saya, yaitu…saat SPT Tahunan!!!!

sudah 2 tahun saya laporan SPT Tahunan melalui Internet…..database pelaporan saya masih tersimpan di Server Internet DJP & bisa saya cek kapan saja….tidak seperti pelaporan dalam bentuk kertas, dimana ketika banjir Arsip-arsip kertas pelaporan saya  hancur.

&…tadi saya memasukan 2 website yang saya miliki, pekerjaan lain saya sebagai publisher (meski pendapatan belum seberapa), Akun paypal dengan saldo $0 pun saya laporkan…..karena saya memang berniat untuk serius dalam dunia netpreneurship….sampai saat ini netpreneurship masih berupa benih yang kadang keliatan & kadang menghilang. Dengan saya memasukkannya kedalam LHKPN semoga benih terebut bisa terus terlihat jelas, lalu tumbuh dengan baik.

 

 

 

Tinggalkan Balasan