(7/8) Turun Plafon

Senin 01 April 2013, SP3K (Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit) dari BTN , Nilai Maksimal Rp. 185.000.000,-  (yang saya ajukan Rp. 218.000.000,-)  istilah dari developer = Turun Plafon 33.000.000,-

Developer minta supaya DP + Rp. 33.000.000,- itu dilunasi paling lambat hari Jumat besok (05 April 2013) sedangkan untuk biaya biaya lainnya (Biaya Notaris dsb) maksimal 2 minggu.

Dilain Pihak, Orang yang berminat membeli rumah saya yang lama ternyata dia baru bisa bayar DP 20.000.000 & Sisanya di akhir Mei. Tadinya saya akan mengalokasikan hasil penjualan Rumah saya yang lama untuk Pelunasan DP Rumah baru+ Biaya-biaya lainnya.

Simple nya , menyerah…batal saja….gak jadi ngambil rumah baru itu

Opsi lain, berhubung SK PNS masih saya pegang, ada Opsi untuk meminjam semacam KTA ke BRI…(Kretap) *dengan jaminan SK CPNS, SK PNS, SK Kenaikan Pangkat terbaru & Taspen.

Selasa 02 April 2013, permohonan Kretap sudah saya ajukan ke BRI..

nunggu …. * entah nanti jadinya gimana…


8 Catatan Mengurus KPR (Kredit Pemilikan Rumah) :

  1. Booking Fee Rp. 2.000.000,-
  2. Mengiklankan Jual Rumah Lama untuk DP Rumah Baru
  3. Pemohonan KPR BSM ditolak
  4. Wawancara Awal KPR BTN
  5. Modal Usaha ?’ atau ‘Kredit Pemilikan Rumah (KPR)?’
  6. SP3K BTN
  7. Turun Plafon
  8. Mundur, Booking Fee Hangus

One thought on “(7/8) Turun Plafon

  1. Tengkyu gan untuk info turun plafon………….

    Ane takutnya tiba2 turun plafonnya di luar batas kemampuan finansial….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*