(5/8) ‘Modal Usaha ?’ atau ‘Kredit Pemilikan Rumah (KPR)?’

Hari ini saya berbincang dengan seseorang, dia sepertinya mendengar klo saya sedang mengajukan proses KPR untuk membeli Rumah (proses nya sedang berlangsung,*gak tau disetujui ato tidak).

dan

Dia menyayangkan, kenapa saya minjem ke Bank untuk membeli Rumah….menurut pemikiran dia, Kalau kita minjem ke Bank itu seharusnya untuk modal usaha, bukan untuk beli Rumah……tidak punya rumah itu tidak apa-apa.

Point lain yg lebih penting adalah : menurut pengamatan dia, orang yang memiliki hutang di Bank untuk membeli Rumah, biasanya hidupnya terkekang, pola pikirnya tertutup, tidak terbuka untuk entrepreneurship (Selama masa KPR…15 tahun-an)

tadi berbincang lumayan banyak, dia juga memberikan contoh pengalaman-pengalaman dia seperti membeli Ruko di Lampung untuk membuka Primagama, hasil dari Primagama bisa dibuat untuk membeli 1 Ruko lagi…dsb

mmmmmm…….klo yang saya rasakan ketika berhutang…memang ada suatu perasaan terbebani, yang menghalangi saya untuk berbuat sesuatu..

Seingat saya minjem uang pertama kali itu dari Koperasi kantor, sekitar 2jt……ketika penghasilan perbulan waktu itu sekitar 1,8-an…….merasa sangat terbebani.

lalu selanjutnya pernah minjem ke Bank Jabar, ke Bank Mandiri….+ Top Up….

ya….saya paham apa yang dimaksud dengan merasa terkekang.

sekarang juga mikirin KTA mandiri kapan lunasnya terasa “pegel” 😀

so…what next???


8 Catatan Mengurus KPR (Kredit Pemilikan Rumah) :

  1. Booking Fee Rp. 2.000.000,-
  2. Mengiklankan Jual Rumah Lama untuk DP Rumah Baru
  3. Pemohonan KPR BSM ditolak
  4. Wawancara Awal KPR BTN
  5. Modal Usaha ?’ atau ‘Kredit Pemilikan Rumah (KPR)?’
  6. SP3K BTN
  7. Turun Plafon
  8. Mundur, Booking Fee Hangus

Tinggalkan Balasan