Kisah seorang Bendahara mencairkan Uang Makan Januari 2013

Seharusnya langkahnya simple aja :

  1. PDG/PPABP menghitung berapa Jumlah Uang Makan yg seharusnya masuk ke rekening masing-masing pegawai (berdasarkan daftar hadir)
  2. Pembuatan SPP & SPM
  3. SPM dikirim ke KPPN
  4. lalu KPPN memerintahkan Bank melalui SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) untuk mentrasfer Uang makan ke Rekening Masing masing pegawai.

yang saya alami kemarin :

1. PDG/PPABP baru ditempatkan sebagai PDG tanggal 14 Januari 2013 (bareng ama saya) sehingga Uang makan bukan prioritas utama, lebih penting belajar Gaji, Tunjangan, belajar Cara menarik data dari mesin Absensi dsb…….& penghitungan Uang makanpun baru selesai tanggal 12 Pebruari 2013.

2. Waktu Pembuatan SPP/SPM, Aplikasinya bermasalah…something wrong dengan Upload Data Rekening masing-masing pegawai, denger-denger solusinya adalah Downgrade Versi Aplikasi…atau….meng-upgrade Aplikasi tersebut dengan Upgrade-an yang tidak resmi. Berhubung saya juga harus mengecek ulang jumlah pembayaran Uang makan (karena kami sama-sama baru di bagian keuangan), + banyak kerjaan lain yg belum selesai akhirnya sampai hari Jumat,15 Februari 2013 SPP/SPM Uang makan belum selesai juga………lalu saya memutuskan untuk lembur pada hari sabtu atau minggu, khusus untuk menelaah permasalah uang makan.

minggu sore saya baru sempat ke kantor :

setelah saya memastikan Hitungan Uang Makan-nya benar, saya mengupload data text tab delimited (hasil save as dari excel)  yg berisi (Nomor Urut, nama, NPWP, Nama Rekening, Nama Bank, Nomor Rekening, Nilai Rupiah, Sandi Bank untuk 70 orang pegawai)  ke Aplikasi SPP ………….. BERHASIL

permasalahan muncul ketika saya keluar dari form upload data, muncul warning :

  • Kode Bank Pusat tidak boleh kosong
  • isian email tidak boleh kosang
  • isian kode pos tidak boleh kosong
  • isian kode Negara tidak boleh kosong
  • Isian Kode KPPN tidak boleh kosong
  • isian kota tidak boleh kosong
  • isian Propinsi tidak boleh kosong
  • Kode Bank Pusat harus 12 Digit

lalu akhirnya saya memutuskan untuk menginput 8 isian yg tidak boleh kosong itu secara manual, untuk 70 Orang pegawai.

Saya input satu-satu…….& akhirnya selesai, saya pikir setelah saya menginput 70×8 = 560 isian semua urusan beres tapi ternyata ada 1 warning lagi :

Pilih Kode Bank Default Sesuai Daftar Bank Aktif di KPPN Mitra Kerja

warning aplikasi spm 13.0.2

dan artinya adalah 560 entry-an saya itu terbuang sia-sia, karena aplikasi SPP ini tidak bisa disave……sungguh sangat sesuatu!!!!

lalu saya keluar dari menu Upload, lalu ke menu Utiliti/Setting Bank Operasional/ Bank Rakyat Indonesia saya checklist di kolom Overbooking,RTGS

Karena berat membayangkan harus meninput ulang 560 Isian, terlintas untuk membuat isian tersebut di Excel…lalu dirubah ke text tab delimited…..coba dulu siapa tau bisa

percobaan pertama berhasil, tapi isian jadi berantakan …….tp setidaknya berhasil

setelah menelaah mana isian yang berantakan akhirnya saya menyusun ulang kolom diexcel agar bisa tepat sasaran dengan isian Formulir dan akhirnya……….BERHASIL 😀

Minggu malam, 17 Februari 2013 SPP & SPM berhasil dibuat…….Senin Pagi SPP & SPM tersebut di tanda tangan.

3. Senin Pagi saya pergi ke KPPN……….waktu diperiksa di Loket KPPN ternyata berkas belum diterima karena SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) -nya salah…waktu saya membuat SPTJM tersebut saya melihat format SPTJM untuk gaji induk bulan Maret 2013…..saya baru ngeuh kalau kata-kata dalam SPTJM gaji & Uang Makan ternyata beda……untungnya Menurut petugas KPPN saat itu yg salah cuma SPTJM nya saja…jadi saya tidak perlu merubah SPM, waktu itu saya agak lega karena Hari Senin adalah hari terakhir Pejabat penandatangan SPM ada dikantor (karena beliau di Mutasi ke kantor lain)

Singkat Cerita SPTJM baru keluar dari ruang kepala kantor hari selasa pagi, 19 Februari 2013……

Sayapun Hari Selasa Pagi pergi lagi ke KPPN dengan Ekspektasi SPM tersebut 100% akan diterima KPPN lalu Uang Makan bisa masuk ke Rekening Masing-masing pegawai hari selasa sore..

dan

ketika saya di loket KPPN

ternyata

Maaf….kemaren gak ke cek, harusnya untuk uang makan itu di SPMnya memakai kode 04 (Gaji Lainnya) bukan 07 (langsung)….

…………speechless!!!!!!! kecewa tingkat tinggi, kalau pejabat penandatangan SPM nya ada , saya bisa langsung membuat SPM lagi , minta tanda tangan , lalu balik lagi ke KPPN!!! tapi pejabat penandatangan SPM nya udah mutasi Ke Kantor lain!!!!…..

sudahlah…abaikan……….

setelah itu fokus utama saya adalah, bagaimana caranya Specimen Pejabat penandatangan SPM yang baru bisa segera sampai ke KPPN, lalu setelah itu saya mengurus penonaktifan PIN PPSPM yang lama, lalu mendaftarkan PIN PPSPM yang baru……

Kamis, 21 Februari 2013 semua Surat-surat tersebut selesai, lalu saya berangkat ke KPPN…..& ternyata proses di Customer Service KPPN Tangerang Cepat……dia langsung menonaktifkan PIN PPSPM yang lama…lalu mendaftarkan PIN PPSPM yang baru namun PIN PPSPM yang baru ini perlu di aktifasi…..petunjuknya ditulis disecarik kertas….

Sesampainya dikantor saya mengikuti petunjuk dari secarik kertas itu, saya mengerjakannya bersama Pejabat Penandatangan SPM….karena saya memerlukan beberapa informasi yang di sampaikan melalui sms kepada pejabat penandatangan SPM baru tersebut…..

ada kendala saat Encode PIN, bingung, googling kesana kemari………akhirnya ketemu solusinya….

masalah terakhir adalah sms aktivasi sudah dikirim ke server KPPN, tapi koq gak ada Reply????…ini berhasil / gagal?????

akhirnya saya memutuskan untuk mengirim “sms-spam” ke server sms KPPn….cuma sekitar 6 sms sih…isinya adalah berbagai format sms aktifasi karena takutnya saya salah nangkep waktu dijelasin di meja Customer Service…

sampai sore hari belum juga ada konfirmasi…..

akhirnya saya nekad membuat ulang SPM…lalu menyerahkannya kepada pejabat Penandatangan SPM untuk di inject PIN yg belum tentu aktif…….

Jumat Pagi saya pergi lagi ke KPPN……tanpa ekspektasi yg tinggi…..pertama pergi ke customer service menanyakan apakah PIN PPSPM kantor kami sudah aktif????…..dia jawab : sudah koq…….*ooooh……mungkin salah satu SPM Spam yg saya kirim berhasil sesuai dengan format yg diminta KPPN hehehehe, cuman mungkin waktu itu sistem replynya sedang Error

Lalu saya pergi ke Loket untuk menyerahkan SPM yang kemarin saya buat..& akhirnya diterima….. 😀

Jumat sore sekitar jam 16:00 Uang Makan bulan Januari 2013 pun telah sampai ke 70 rekening pegawai kantor 😉

4 thoughts on “Kisah seorang Bendahara mencairkan Uang Makan Januari 2013

  1. makasi infonya om (y) akhirnya masalah saya bisa terpecahkan … (Pilih Kode Bank Default Sesuai Daftar Bank Aktif di KPPN Mitra Kerja) saya bingung dari kemarin2, akhirnya setelah membaca postingan ini baru

  2. sama permasalahan kalau bikin gaji pake aplikasi 13.0.2 emang ga bisa langsung import. malah dianjurkan pake yang 13.0.1 soalnya kalau masukin email satu2 banyak….kayaknya permasalahannya sudah diperbaiki di aplikasi 13.0.3

  3. sy jg pernah ngalamin gitu, disuruh bikin file data text tab delimited.
    tp drpd repot disaranin pake aplikasi spm 13 yg versi awal dan bs diterima KPPN,

    lalu kalau ada masalah SPM ya sy pake SPM yg versi awal, asal ADK diterima KPPN berarti ga masalah 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*