Laporan Perkawinan/Pernikahan Pertama PNS

Saya menikah pada bulan April 2012, tidak berapa lama setelah saya masuk kantor, saya dengan segera menyerahkan Fotocopy Surat Nikah ke Subbagian Umum (Bagian keuangan).

Setelah itu saya pikir masalah laporan sudah selesai.

Namun setelah 3 bulan-an …saya belum juga bisa memasukkan data istri ke Aplikasi SIKKA, lalu saya nanya ke Subbagian umum (bagian keuangan)…& dijawab bahwa saya harus lapor juga ke Subbagian umum (bagian kepegawaian).

jadi ternyata, buku nikah yang saya copy bulan April kemarin fungsinya hanya untuk menambah tunjangan istri di daftar gaji, sedangkan untuk Laporan Nikah saya harus lapor ke Sekjen u.p. Kepala Bagian Kepegawaian di Jakarta dengan mengisi Formulir sesuai SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 08/SE/1983 TANGGAL : 26 APRIL 1983, melampirkan Foto 3×4 (saya & istri) & fotocopy Surat Nikah.

Saya benar-benar belum tau klo prosedurnya seperti itu, saya memang pernah ditempatkan di Subbagian umum (bagian keuangan) selama 3 tahun namun untuk urusan detail subbagian umum (bagian kepegawaian) saya tidak tau.

Barusan 13/07/2012 saya sudah menyerahkan persyaratan laporan yang diminta ke Subbagian Umum (bagian kepegawaian), lalu katanya yang ngurus laporan ke sekjen nanti adalah bagian kepegawaian tersebut.

Pelajarannya adalah : jika saya misalkan ditempatkan di subbagian umum/bagian kepegawaian suatu saat nanti…saya harus aktif memberi tahu pengantin baru dikantor kalau dia harus lapor ke Sekjen menggunakan form sesuai SE-08, foto 3×4 & copy surat nikah, karena mungkin saja  pengantin baru tersebut tidak tau tentang prosedur ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*