Yang dirasakan Anak Kecil ketika naik BIS (saat mudik)

Saya tidak tau apakah ini dirasakan oleh semua anak kecil, tapi inilah yang saya rasakan saat saya masih kecil ketika naik BIS :

  • Saya benci menghirup udara di Bis karena membuat saya pening, mual….dan akhirnya muntah (berkali-kali);
  • Semakin saya dewasa, saya semakin kebal terhadap bau Bis tersebut (sekitar umur 14th-an), namun adik saya yang saat itu berumur 7th-an tampak merasakan hal yang tidak menyenangkan saat kami bepergian dengan Bis;
  • Saat Musim mudik, hal tersebut terasa lebih parah karena jumlah penumpang yang sangat banyak, berdesakan & harus berebut naik Bis;
  • Jika waktu kecil saya memiliki pilihan antara pergi ke rumah sanak saudara saat mudik atau diam dirumah…..saya lebih memilih untuk tinggal di Rumah, namun saat itu saya tidak punya pilihan, kalau saya tinggal dirumah siapa yang masak, saya makan apa??? & tampak mustahil orang tua mengizinkan saya tinggal sendirian di rumah sedangkan semua anggota keluarga pergi mudik;
  • somehow…saya pikir itulah salah satu sebab saya tidak terlalu suka bersilaturahmi…….pengalaman waktu saya kecil masih membekas. …dimana katanya pengalaman seorang anak dibawah umur 10 tahun itu akan melekat dengan sangat kuat di Pikiran Bawah Sadar.

Bagaimana cara mengurangi penderitaan seorang anak yang terpaksa harus berada didalam Bis ber jam-jam??

  • Jadi orang kaya, beli mobil sendiri yg nyaman…sehingga seorang anak kecil tidak perlu naik Bis… ๐Ÿ˜€
  • Klopun terpaksa harus naik Bis jangan biarkan anak terkena Angin…karena akan masuk angin, mual & akhirnya muntah;
  • memakai jaket yang hangat (jangan cuma kaos);
  • Siap-siap minum obat anti masuk angin sebelum berangkat;
  • sediakan permen karet / cemilan ringan …mengunyah bisa mengurangi perasaan mual;
  • sediakan minyak angin Roll On – aroma theraphy;
  • ajak ngobrol, karena ngobrol juga bisa jadi cara anti-mual.

Kira-kira seperti itulah yang ingin di sampaikan oleh seorang anak yang sering Muntah saat bepergian naik Bis ๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*