Kapan terakhir kali saya Serius dalam hidup?

Apakah beberapa tahun terakhir ini saya tidak serius???

sepertinya tidak!!!!

Seingat saya….terakhir kali saya serius itu adalah saat kelas 3 SMA….2002,2003,2004,2005,2006,2007,2008,2009,2010,2011,2012 <- – -sekitar 11 tahun yang lalu * LOooh!!!! dah lama banget…

setelah itu…beberapa kali saya bertekad untuk serius…tapi tidak bisa!!! mungkin karena setelah saya dewasa saya jadi mengetahui beberapa Fakta dalam hidup yg membuat hidup terasa tidak menarik & tidak ada lagi hal yg bernilai untuk diraih…..

Saya seperti berada dalam Universe yang salah, Universe yang tidak menarik….diantara sesuatu yang bernama PARALLEL UNIVERSE…… <— efek nonton kartun Spiderman waktu kecil πŸ˜€ ….namun menurut Romi Rafael :”Pikiran Bawah sadar itu tidak bisa membedakan realita & imaginasi“…jadi bisa saja Pikiran Bawah sadar saya masih menganggap PARALLEL UNIVERSE itu ada….mungkin yang saya inginkan adalah menyebrang ke Universe yg lain….bukan serius dalam Universe yg sedang saya tempati ini….

Waktu SMA…apa yang membuat saya serius?

karena saya mendapatkan ranking 33 dari 35 siswa (dan jumlah total nilai saya sebenarnya sama dengan ranking 35)…waktu sekolah saya masih menganggap Ranking sebagai sesuatu yang bernilai, Saat kelas dua SMA walaupun tidak belajar biasanya Ranking saya berada di Papan Tengah πŸ˜€ , waktu awal kelas 3 itu saya sangat terkejut dengan Rangking terburuk sepanjang sejarah saya bersekolah. (SD paling jelek ranking 4, SMP selalu Ranking 1, SMA kelas 1 pun 2x masuk 10 besar)

Waktu itu saya “terpecut” untuk serius…& saya bisa serius………….karena saya masih menganggap Ranking sebagai sesuatu yang bernilai & saya sudah tau sistemnya (sudah 11 tahunan saya belajar di SD, SMP, Kelas 1 & 2 SMA)…saya hanya tinggal belajar, memperhatikan guru saat berbicara didepan kelas, mengerjakan PR secepatnya, Sering sering buka buku di rumah….kalau ada Ulangan belajar lebih extra lagi, Waktu Ujian Play Stationnya saya bungkus dulu, rajin minum susu, bangun pagi…..hal-hal semacam itu……. & akhirnya setelah itu saya berhasil mengukir angka 7 di RAPOR….puas meskipun target Ranking 1 tidak tercapai namun..tetap puas ….

selanjutnya…

saya terpecut lagi untuk serius itu adalah saat kuliah…namun saya tidak bisa serius waktu itu karena sistem perkuliahan berbeda dengan sistem SD,SMP,SMA…ditambah lagi dengan iklim kampus yg panas…saya tinggal dirumah kontrakan beramai ramai….setiap malam panas & nyamuk……Jadi meskipun saat itu saya mau serius…SAYA TIDAK SUKSES UNTUK SERIUS…..karena terlalu banyak variabel baru yg mengganggu (sistem penilaian, iklim, nyamuk, rumah tempat tinggal,banyak saingan)…pada saat wisuda saya hanya berada di urutan 204 dari 210 mahasiswa (Jurusan DI Perpajakan). Saya hanya bisa menatap dari kejauhan teman sekelas yang di Wisuda langsung oleh Menteri Keuangan sebagai salah satu peraih IP terbaik.

terpikir…..mungkin saya tidak bisa serius dalam hidup itu karena saya belum paham dengan variabel-variabel baru dalam hidup (sering saya ingin serius…tapi selalu gagal untuk serius) ….

jadi setelah saya hidup 11 tahun-an (lepas dari dunia sekolah & kuliah) kira-kira variabel apa saja dalam hidup ini yang harus saya pahami….?????

  • Jangan terlalu gampang percaya pada Orang
  • Orang Jahat itu ada
  • Guru & Dosen juga manusia…jadi jangan telan mentah mentah omongan mereka….
  • pemuka agama juga manusia….juga jangan telan mentah-mentah semua ucapannya
  • ada hukum ketidak pastian
  • ada kematian
  • Uang itu banyak gunanya
  • wanita itu menarik.. πŸ™‚ …sangat menarik….
  • belum pilih itu sudah pilih
  • masalah itu relatif…..1 objek yg sama bisa dianggap sebagai suatu masalah besar bagi orang yg satu….namun bagi orang yg lain bisa jadi itu suatu masalah yg sangat kecil
  • Saya tidak bisa serius dalam hidup jika dalam hidup tidak ada lagi hal yg ingin saya raih…tidak ada lagi hal yang bernilai…
  • saya tidak bisa serius dalam hidup jika masih menganggap Parallel Universe (karangan pembuat komik <- – – – yang juga manusia) itu ada πŸ˜€
  • dsb <— saya sendiri belum paham semua…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*