Riva & Revo

Ketika tabungan saya cukup…th 2007 saya membeli motor (Honda Revo) & saya memilih motor tersebut memang karena namanya Revo…hahaha 😀

mba petugas dealer motor pun langsung bisa menebak ketika melihat KTP saya…..tentang kenapa saya memilih Honda Revo…. 🙂

Apa yg sudah Riva alami dengan Revo-nya?

  • saya harus nunggu Plat Nomor & STNK beberapa minggu, sebelum saya bisa mengendarai Revo
  • Awalnya saya sempat bingung tentang bagaimana cara saya bisa mulai mengendarai motor sedangkan bensin dari dealer motor itu sangat sedikit??? Apakah kalau Revo saya bawa ke Pom Bensin akan sampai? ataukah akan mogok karena kehabisan bensin?….akhirnya saya membeli bensin memakai semacam tempat minum….
  • sebelum saya punya Revo…saya selalu menggunakan jasa Angkot….ketika mulai memakai Revo…sangat terasa tidak ada lagi dinding-dinding angkot (body mobil) yg melindungi saya…..terasa angin langsung menerpa tubuh….& agak sedikit kuatir klo kecelakaan karena tubuh saya kan langsung menghantam aspal.
  • waktu awal-awal Revo masih terlihat sangat keren karena waktu itu honda revo memang baru diluncurkan 🙂
  • Riva & Revo pernah melakukan perjalanan dari tangerang ke Sukabumi…(sekitar Maret 2008)…ternyata perjalanan jauh pake motor itu sangat capek….itulah sebabnya kenapa klo ada yg ngajak Touring sy langsung menolak, di perjalanan menuju Sukabumi ( di wilayah ciawi-bogor) saya & revo jatuh karena menabrak 2 Lubang sekaligus di tengah jalan…..Lubang pertama sudah mengganggu keseimbangan & lubang ke dua membuat saya tidak sanggup lagi mengendalikan Revo…..Saya & Revo pun jatuh terbaring ditengah jalan untuk beberapa saat & Kalau saja mobil Nissan Livina dibelakang saya tidak sigap mengerem….mungkin kecelakaan yg saya alami akan lebih parah. Efek kecelakaan tersebut membuat kaki kiri saya sakit ( baru saya rasakan beberapa menit kemudian) , stang & spion revo bengkok…serta lampu belakang hancur…..seingat saya waktu itu sy sudah menempuh sekitar 160Km…..untuk kembali ke tangerang diperlukan 160km…untuk terus ke sukabumi juga 160-an KM lagi…….setelah menemukan bengkel dipinggir jalan…kondisi Revo di periksa…saya memutuskan untuk terus menuju ke sukabumi.
  • Kecelakaan lain??….disenggol angkot !!!….karena waktu itu saya belum tau tentang hukum di jalanan…..”SELALU MENGALAHLAH PADA ANGKOT!!!!!”…waktu itu saya merasa lebih berhak untuk menggunakan jalan karena saya sedang berjalan lurus, seharusnya angkot tersebut menunggu saya lewat dulu baru belok memakai jalur lurus yg saya pakai…namun waktu itu Angkot dengan seenaknya merebut jalur saya & akhirnya menubruk & membuat Revo terbanting ke sebelah kanan. Ketika ditubruk angkot  kondisi motor sedang di gigi dua…pas terbanting ke kanan mesin motor langsung mati…..disana juga saya baru tau kalau roda motor ternyata otomatis “terkunci” (seperti di rem) jika sebelum mesin motor mati  gigi motor tidak berada pada posisi netral…….Waktu itu saya pikir Revo rusak parah karena ketika saya mencoba menuntun revo ke pinggir jalan (dalam kondisi mesin mati) sulit sekali…Rodanya tidak bisa berjalan (seperti terkunci / mengerem sendiri…padahal rem tidak diinjak)……ternyata yg harus saya lakukan adalah menyalakan mesin motor …mengembalikannya ke Gigi NETRAl…baru saya tuntun ke pinggir jalan.
  • Riva & Revo pernah terperosok kedalam suatu lubang yg belum di cor (tidak ada tanda kalau dipinggir jalan itu ada lubang & saat itu malam hari)……hadeuuuh
  • Selain 3 kecelakaan ekstrim diatas…Riva & Revo sepertinya sudah puluhan kali hampir mengalami kecelakaan & menurut saya itu sepertinya dialami juga oleh pengguna-pengguna motor yg lain….kecelakaan yg hampir terjadi karena tiba-tiba ada becak melawan arus, tiba-tiba ada motor lain yg mo belok namun tanpa lampu sen, tiba-tiba ada mobil didepan yg mengerem dsb.
  • Apakah setelah mengalami kecelakaan-kecelakaan tersebut saya ingin kembali menggunakan jasa Angkot?…………..sepertinya tidak…dengan memakai Motor…sangat terasa waktu tempuh saya untuk menuju ke suatu tempat (dalam suatu kota) lebih efisien…tapi kalau untuk lintas kota (contoh tangerang-sukabumi) sepertinya memang lebih baik naik angkutan umum aja ….
  • Revo dengan setia mengantar Riva kemana-mana pada 5 tahun terakhir ini (2007-2012)  🙂 ….cieee…kemana-mana…padahal paling cuma kantor- rumah, rumah-kantor…hehehehe 😀
  • Sekarang tulisan Revo di motor saya sudah tidak ada….karena efek hancurnya lampu belakang  (waktu kecelakaan di ciawi-bogor)..membuat saya harus mengganti 1 set lampu belakang termasuk tulisan revonya ikut diganti dengan spare-part baru.
  • Banyak yg bilang kalau saya seharusnya mengganti sticker tulisan Revo dengan Riva ……kadang saya bercanda…bukan Tulisan Revonya yg diganti jadi Riva…tapi saya yg akan ganti nama jadi Revo….jadinya Revo Eka Putra…hehe 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*