“Rajin” membenahi pekerjaan, malas membenahi hidup sendiri

Kadang saya bertanya, (ketika pulang dari kantor jam 11 malam & sejenisnya)…kenapa saya tidak bisa se “Rajin” ini dalam membenahi Hidup saya?

dalam pekerjaan :

– saya bisa stand by sebagai frontliner dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore

– mengetik, print, nyari berkas, memberikan penjelasan, menjawab telpon, memperbaiki printer rusak, merapikan arsip, nyari arsip, menerima komplen, stempel, merapikan berkas, menjadi cadangan loket yg lain dsb

– malamnya saya bisa lembur (tanpa dibayar)

– sabtu dan atau minggu masih juga ke kantor

 

dalam hidup?

– apa yang sudah saya lakukan untuk membenahi hidup sendiri?

Kapan saya merencanakan liburan untuk diri sendiri?

Dalam bekerja…..saya selalu berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan deadline, jika saya menerima berkas permohonan misal tanggal 2 januari 2011, lalu tertulis tgl. perkiraan selesai 4 januari 2011…maka saya selalu bela-belain lembur agar berkas tersebut benar-benar bisa diambil oleh pemohon tanggal 4 januari 2011.

Dalam Hidup….saya menerima permohonan dari diri sendiri untuk bisa resign dari PNS (tanggal masuk permohonan 31 Desember 2010), tanggal perkiraan selesai 30 Maret 2020………..kenapa saya gak bisa bela-belain “lembur” untuk menyelesaikan permohonan tersebut???!!!!!

bisakah saya menduplikat etos kerja dalam membenahi pekerjaan untuk memperbaiki etos kerja dalam membenahi hidup?

One Reply to ““Rajin” membenahi pekerjaan, malas membenahi hidup sendiri”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*