Kinestetik-Komitmen

komitmen untuk bergerak/berbicara…..

Saya Pikir Komitmen itu seharusnya adalah komitmen untuk bergerak/berbicara….bukan komitmen untuk mendapatkan sesuatu.

contoh : mana yg lebih baik ? (1) seorang pelajar berkomitmen untuk mendapatkan Ranking 1 terukir di Rapor-nya, atau (2) seorang pelajar berkomitmen untuk meluangkan waktu membaca buku, latihan soal waktu malam & memperhatikan guru yg sedang berbicara waktu jam sekolah.

contoh lain : (1) saya akan menjadi pemain bola terbaik didunia (2) saya akan melatih stamina, dribble, shoot power, acceleration, pasing, heading saya dengan tekun…lebih tekun daripada siapapun.

sepertinya Kinestetik-Komitmen itu dibagi dalam beberapa tingkatan / level

level 1 = komitmen jangka pendek (sangat pendek)

contoh kecilnya..tadi pas pulang kantor saya berkomitmen untuk mampir dipom bensin ( ngisi Pertamax Plus)  & mampir di Warung Sate Pak Mien (untuk Makan Malam), tampak mudah…apa susahnya membelokkan motor ke pom bensin / warung sate……….namun ketika berkendara Pikiran saya masih suka melayang kemana-mana, kadang saya baru sadar kalau saya harus ngisi bensin setelah pom bensin itu terlewati (sudah beberapa kali kejadian seperti itu terulang) apalagi kalau pulang kantor dalam keadaan capek…..konsentrasi sangat buyar.

ternyata jika belum terbiasa …komitmen untuk membelokkan kendaraan pas lewat  pom bensin itu agak susah. tadi saya sudah mencoba memunculkan gambaran pom bensin / warung sate dari pas mulai berangkat sampai sepanjang perjalanan. Namun Gambaran itu sering menghilang dari pikiran saya…tadi saya hampir saja melewatkan Pom Bensin…saya sadar disaat-saat terakhir. sedangkan komitmen untuk mampir di warung sate lebih mudah…gambaran lokasi warung sate bisa muncul sehingga bisa saya antisipasi jauh sebelum warung sate itu keliatan.

Komitmen untuk mampir di pom bensin…bukan komitmen untuk mendapatkan pertamax plus, karena kadang pertamax plus itu sedang habis ….& (akhirnya kita kecewa)…..tadi saya hanya berkomitmen untuk mampir di pom bensin…..masalah pertamax plus ? ada syukuuuuuuuuuuur…gak ada ya gpp 🙂 ngisi pertamax biasa ato premium aja / bisa juga besok ke pom bensin lain.

itu adalah contoh komitmen jangka pendek (sangat pendek)

Komitmen Jangka Panjang itu sepertinya adalah hal-hal seperi MENIKAH……….komitmen untuk saling mencintai saling menjaga sepertinya akan mudah dilakukan ketika masih muda……namun apakah saat tua komitmen itu akan tetap ada?

bisakah seorang laki-laki menjaga istrinya ketika istrinya tersebut sudah jadi nenek-nenek?………..

seorang laki-laki yg Gentle sepertinya adalah laki-laki yg memegang ucapannya/komitmennya….ketika dia bilang akan mencintai & menjaga selamanya maka dia akan benar-benar melakukannya

& sepertinya ini adalah komitmen jangka panjang yg sangat berat , jadi  kita harus berhati-hati meng-ikrarkannya

untuk mempermudah sebut saja komitmen jangka panjang seperti menikah ada di level 10

jika komitmen level satu saja kita tidak bisa memenuhinya…..jangan harap komitmen jangka panjang  (level 10)  bisa baik.

Diantara level 1 & level 10 tentunya ada beberapa level (masih bayangan  sementara…mungkin nanti bisa disempurnakan lagi)

level 1 : sekarang saya akan…………….

level 2 : nanti siang / sore saya akan………

level 3 : besok………

level 4 : minggu……….minggu depan saya akan… /  dalam 1 minggu ini saya akan

level 5 : 1 bulan…bulan puasa ini harus sukses

level 6 : semester….

level 7 : 1 tahun….

level 8 : 3 tahun….lulus D3

level 9 : 10 tahun……..dalam 10 tahun ini saya akan……..

level 10 : lifetime

lucunya sekarang saya sedang mencoba “bertarung” dengan komitmen level 9…..(dalam 10 tahun saya akan menabung habis-habisan…menyederhanakan pola hidup…sehingga di th 2020 saya punya tabungan yang cukup banyak & bisa resign!!!!!!!!!!)

saya sudah mengikrarkan untuk melakukan sesuatu di level 9 padahal level 1 pun masih belum dapat terpenui dengan baik…persentase keberhasilan kinestetik komitmen level 1 saya masih  50% – 50%…belum berpeluang 99%/100% berhasil.

jelas sudah kenapa saya merasa komitmen hemat mati-matian dalam 10 tahun itu sangat berat.

saya harus mulai belajar melatih komitmen saya untuk menyelesaikan level-level rendah……setelah itu semoga kepercayaan saya terhadap diri sendiri semakin membaik….sehingga level 9 atau 10 pun  nantinya bisa saya penuhi 😉

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*