Skill tentang POSITIF-PROSES-NEGATIF

tadi dapet ide klo Skill paling penting yang harus kita kuasai adalah Skill tentang POSITIF-PROSES-NEGATIF

kita sulit berubah karena melihat hal NEGATIF dari perubahan & melihat hal positif dari kita sekarang serta menyerah dengan proses

contohnya saya ..PNS…….saya ingin berubah menjadi Pengusaha Sukses

langkah awal saya jadi Pengusaha adalah bisnis pulsa…..& dilangkah awal itu saya melihat hal2 yg gak enak, capek bolak balik roxi, capek pembukuan, capek nagih-nagih, kesel nunggu cicilan orang yg kredit HP lunas…..bermasalah dengan orang karena nagih terlalu kasar…pas tidur di”ganggu” oleh orang yg pesen pulsa….(negatif)

saya melihat proses yang sangat berat

dilain pihak saya melihat enaknya gaji PNS….penghasilan stabil…..butuh ratusan juta rupiah untuk mendapatkan bunga deposito = gaji PNS ….terakhir saya hitung itu untuk mendapatkan bunga deposito Rp. 1.800.000 (bersih setelah pajak) diperlukan uang 500juta.

POSITIF & NEGATIF itu bukankah relatif?

bagi pecandu narkoba….dipikiran mereka Narkoba itu adalah sesuatu yang positif…karena jika mereka tidak mendapat narkoba mereka akan mengerang kesakitan (negatif)

namun kebenarannya…….bukankan NARKOBA sebenarnya adalah hal yang negatif?

jadi …mari kita bedakan antara persepsi (positif-proses-negatif) masing masing manusia…dengan persepsi  (positif-proses-negatif) “kebenaran”

dalam persepsi saya …..PNS = Positif….Pengusaha Sukses = Negatif

namun dalam persepsi “kebenaran” apakah jadi PNS & “mengabdi” sampai umur 56 adalah sesuatu yang positif?

saya pikir kita harus menyesuaikan persepsi positif-proses-negatif versi kita dengan Persepsi positif-proses-negatif “kebenaran”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*