kebenaran (truth) atau fakta (fact) ?

sepertinya klo mendengar kata ‘the truth’ itu terlalu jauh

kata yg lebih familiar itu adalah fakta……..

contoh :

ketika lulus SMU…ada beberapa opsi :

  • nganggur dulu 1 tahun (istirahat)
  • kuliah di STAN
  • kuliah di UPI

sepertinya hanya itu pilihannya waktu itu..& FAKTA-NYA….apa yg terjadi setelah saya lulus SMA……

FAKTA : saya istirahat dulu sekitar 6 bulan lalu kuliah di STAN

————————————————————————–

diatas hanya contoh kecil dalam hidup…..

selanjutnya :

pilihan-pilihan setelah saya hidup (mati) ???????

  • kita reinkarnasi
  • atheis benar…bahwa akhirat & tuhan itu bohong
  • yg jahat masuk neraka yg baik masuk surga
  • masuk surga semua

 

mana FAKTA dari pilihan-pilihan itu………………

tentunya kita akan tau setelah kita mati………FAKTA mana yg benar….????

itu kan yg ingin kita tahu????? FAKTA mana yg benar…..yg akan terjadi pada diri kita setelah kita mati…..

& sepertinya orang2 dizaman sekarang jarang sekali yg memikirkan ini /membicarakan ini………mereka membicarakan akhirat dengan tingkat kepercayaan yg sangat sedikit (dari hasil pemantauan sy) meskipun di KTP tertera nama suatu agama……

bukankah agama itu adalah sumber informasi tentang pilihan2 setelah kita mati itu????

katanya di amerika agama itu tidak di tuliskan di ID / KTP nya………………di Indonesia agama itu adalah sesuatu yg wajib tertera…….harusnya ada satu pilihan lagi..

  • nama : ………
  • TTL :………
  • agama : searching (karena memang kenyataannya seperti itu)

sepertinya klo orang2 ditanya ….kenapa agamamu ‘A’ ………jawab : ‘karena orang tua saya agamanya ‘A’ ……lho bukannya karena setelah mendalami semua ajaran agama lalu sy memutuskan kalau sy memilih agama ‘A’.

ini menjelaskan kenapa orang2 yg KTP nya agama ‘A’ tapi kelakuannya koq kyak gitu……..itulah sebabnya kenapa sepertinya agama itu jangan dicantumkan di KTP…… demi kebaikan agama sendiri…supaya tdak dicemarkan oleh KTP.

apa mungkin kita bisa tenang??…..keukeuh / ngotot bahwa versi akhirat kitalah yg paling benar……..padahal kita tahu bahwa ada akhirat versi lain di agama lain…………..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*