banjir ke-2

menyesal….kebanyakan selalu belakangan

sore ini….rumah banjir lagi

pas banjir pertama….subuh-subuh, sy sudah sengaja merekamnya dengan video, menulis…bahkan posting di forum adsense-id (maksudnya supaya jadi pengingat)……..namun apa yg terjadi????? sampai sekarang saya masih saja belum siap…..!!!!!!!!!!!!!!!

tadinya…pengennya sudah siap-siaplah…merencanakan barang2 yg penting ditaruh ditempat yg tinggi dsb….

tapi barusan….agh…kacau..

entah apanya yg salah…

kalau dipikir-pikir….saya sudah mengalami kejadian yg lebih parah dari banjir…. (terbaring beberapa saat ditengah jalan yg ramai karena jatuh dari motor & kalau saja nissan livina dibelakang saya tidak mengerem dengan baik…entah saya masih hidup atau tidak)….saya juga pernah berhadapan dengan seseorang yg mempunyai pistol……& waktu itu saya baru sadar kalau saya benar2 belum siap untuk mati……..namun …saya berhasil lolos dari hari2 yg buruk itu…namun apa yg terjadi…kejadian itu hilang tanpa bekas di ingatan saya !!!!!!!!

jadi kalau hanya berharap berubah karena masalah banjir 50cm-an…………sepertinya, jangan harap saya bisa berubah……hampir matipun saya tidak ingat koq……

kenapa ini???????????????

meski sudah diancam matipun, saya tetap tidak mau merubah kepribadian saya……………!!!!!!!!!!!!

———————————————————

saya pernah baca di salah satu buku pak adi w gunawan, bahwa ada 3 hal yg membuat kita sulit berubah :

  1. positif : kita merasa bahwa diri kita sekarang sudah baik.
  2. proses : merasa akan ada proses yg amat sangat berat jika kita memulai proses perubahan
  3. negatif : kita merasa bahwa kepribadian kita yg baru akan mengalami sesuatu yg negatif.

Apa yg baik dari diri saya sekarang, sehingga saya sulit sekali berubah & sangat enggan meninggalkan kepribadian ini?????

mmmm…..apa mungkin ini karena doktrin itu ya??? bahwa kita harus senang jika kita dianiaya…karena kita dapat menagih penganiayaan kita diakhirat kelak???…katanya … : orang yang dianiaya itu doánya akan terkabul, katanya orang yg dianiaya itu di hari penimbangan amal baik/buruk….bisa mengambil amal baik orang yg menganiaya kita …atau kalaupun sipenganiaya tidak punya lagi amal baik, maka kita bisa melimpahkan amal buruk kita kepada dia???? sepertinya itu alasan yg masuk akal dipikiran sy saat ini………..bahwa dianiaya itu = baik, itulah sebabnya kenapa saya tetap memposisikan saya sebagai orang lemah yg sebenernya senang dianiaya!!!!!

sepertinya bisa jadi benar!!!…karena…..bahkan diancam matipun, saya tetap tidak mau berubah (bahkan dengan sangat cepat melupakannya)

apa benar keputusan saya itu???

apa benar saya akan selamat diakhirat kelak…karena punya banyak piutang dari orang2 yg menganiaya sy selama ini??? dari pemerintah yg membiarkan 2 buah lubang besar ditengah jalan yg menyebabkan saya jatuh & hampir mati, dari orang yg mengancam akan men-Dorr saya….dsb

sepertinya ada yg salah………….namun……masalahnya saya memperoleh doktrin itu saat umur saya dibawah 10tahun, yg katanya….apapun yg masuk kepikiran kita akan terekam dengan sangat kuat!!! & menjadi karakter kita…………

apakah ini inti masalah saya selama inI?????? saya jadi ingat kalau saya pernah posting di blog wordpress, bahwa ada 2 batosai perubahan….

  1. belief bahwa dianiaya itu baik seperti yg saya jelaskan diatas
  2. hobby mengkambing hitamkan orang lain…….(terutama orang tua)….ditambah pernyataan dari sebuah film….:  Orang tua saya bertanggung jawab atas semua yg saya lakukan”…(karena dia yg menyebabkan sy hidup)…..dalam bahasa inggris, saya lupa judul film nya apa…………..intinya : jika hidup saya lancar & mudah …tentu saja kita tidak bisa menyalahkan orang tua kita lagi………

………….apa benar 2 hal itu yg menyebabkan saya sangat sulit berubah????

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*