Sebuah catatan, saat istirahat siang…..

Seperti biasa….makan siang, sendiri………dikantin kantor, saat menyantap makan-siang tersebut…..sy melihat rekan kerja baru saya (beda seksi , belum kenalan & sedang hamil) berusaha mengusir bau rokok dengan  tangannya…….sambil menatap sebentar ke bapak-bapak  (orang-luar) yg terlihat sedang sangat menikmati secangkir kopi & rokok-nya itu……….

sy sudah mendengar bahwa mba yg satu ini merasa sangat terganggu bahkan ketika sedang bekerja diruangannya…oleh rekan 1 seksinya yang bekerja  sambil merokok…..& akhirnya dia pindah tempat duduk agak menjauh dari bapak2 smoker di seksinya.

Di sisi yang lain dikantin tersebut(& saya yakin mba itu juga melihatnya) sekitar 4 orang pemuda ketawa-ketiwi…sambil memegang rokok ditangannya….melihat raut muka mba itu……..rasanya,gmanaaa gitu……..

What can I do??????

ketika pemimpin kami dikantorpun smoker berat…………………

tapi ada kabar gembira……muhammadiyah sy dengar kemarin mengeluarkan fatwa rokok haram, meskipun sayangnya sy dengar juga Amien Rais tidak setuju dengan fatwa haram tersebut (dengan begitu……..jelas sudah, saya tidak akan pernah memilih Amin Rais untuk mejadi apapun & memasukkannya kedalam Black-List di Pikiran sy)…..

beberapa pembelaan dari perokok yg diwawancara….:”inikan has asasi manusia…” …….lho hak asasi mba itu untuk mengirup udara segar mana??????….bukankah HAM itu Hak dasar…..???emangnya merokok itu hak dasar apa??!!!!

& pembelaan dari salah satu pengusaha rokok….: “Ulamanya juga merokok koq…”……..(dengan entengnya)…….

mmm…mesti gimana donk, klo sebagian ulamanya juga merokok ????? Ulama oh ulama…….kalian bener ulama (orang yg berilmu)?!!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*